Pendekatan Mimetik, Ekspresif dan Pragmatik
NAMA : ATHALILAH NUR ZUBAID
1. Pendekatan Mimetik
Pendekatan mimetik adalah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra
berupa memahami hubungan karya sastra dengan realitas atau kenyataan.
Kata mimetik berasal dari kata mimesis (bahasa Yunani) yang berarti
tiruan. Dalam pendekatan ini karya sastra dianggap sebagai tiruan alam
atau kehidupan (Abrams, 1981). Untuk dapat menerapkannya dalam kajian
sastra, dibutuhkan data-data yang berhubungan dengan realitas yang ada
di luar karya sastra. Biasanya berupa latar belakang atau sumber
penciptaa karya sastra yang akan dikaji. Misal novel tahun 1920-an yang
banyak bercerita tentang "kawin" paksa. Maka dibutuhkan sumber dan
budaya pada tahun tersebut yang berupa latar belakang sumber
penciptaannya.
2. Pendekatan Ekspresif
Pendekatan ekspresif adalah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra
memfokuskan perhatiannya pada sastrawan selaku pencipta karya sastra.
Pendekatan ini memandang karya sastra sebagai ekspresi sastrawan,
sebagai curahan perasaan atau luapan perasaan dan pikiran sastrawan,
atau sebagai produk imajinasi sastrawan yang bekerja dengan
persepsi-persepsi, pikiran atau perasaanya. Kerena itu, untuk menerapkan
pendekatan ini dalam kajian sastra, dibutuhkan sejumlah data yang
berhubungan dengan diri sastrawan, seperti kapan dan di mana dia
dilahirkan, pendidikan sastrawan, agama, latar belakang sosial
budayannya, juga pandanga kelompok sosialnya.
3. Pendekatan Pragmatik
Pendekatan pragmatik adalah pendekatan yang memandang karya sastra
sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Dalam
hal ini tujuan tersebut dapat berupa tujuan politik, pendidikan, moral,
agama, maupun tujuan yang lain. Dalam praktiknya pendekatan ini
cenderung menilai karya sastra menurut keberhasilannya dalam mencapai
tujuan tertentu bagi pembacannya (Pradopo, 1994).
Dalam praktiknya, pendekatan ini mengkaji dan memahami karya sastra
berdasarkan fungsinya untuk memberikan pendidikan (ajaran) moral, agama,
maupun fungsi sosial lainnya. Semakin banyaknya nilai-nilai tersebut
terkandung dalam karya sastra makan semakin tinggi nilai karya sastra
tersebut bagi pembacannya.
NIM : 22016088
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DAN DAERAH
PENDEKATAN MIMETIK, EKSPRESIF, DAN PRAGMATIK
Komentar
Posting Komentar